Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2021

Halaman 93

93 Aku tidak dapat peran mengatas namakan Tuhan, karena tidak pernah menciptakan diri sebagai tokoh politik agama, dari sistem gerakan religi atau kajian-kajian jamaah masa kini aku tidak pernah dapat jatah transaksi jual beli ayat suci. Dosa penjual nama Tuhan, nama nabi, nama kitab suci dan nama-nama yang kita segani dari catatan malaikat rokib atid belum terisi, ego kesucian sudah lepas, ke khawatiran di cap sebagai ahli neraka tidak akan pernah menggelisahkan hati.  Karena surga itu sepi, isinya hanya orang yang merasa benar sendiri #sajakkaheman

Halaman 92

92 Menaiki tangga langit mesti dengan kepasrahan, turun ke bumi mesti dengan kewaspadaan. Dari langit kehidupan di arahkan, dari bumi kehidupan di munculkan dan dari kehidupan, manusia memainkan peran. Coba kau hayati peranmu dan berdialektika dengan alam semesta yang tak pernah absen dari perkuliahan Tuhan.. #sajakkaheman

Halaman 91

91 Dekati Tuhan maka  Dia akan mendekatkannya pada kedamaian  #sajakkaheman   #malamjumat

Halaman 90

90 Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan,  karena pertama, apa yang kau lihat  belum tentu merupakan hasil dari pandangan qalbumu yang bening.  Kedua, kau tak akan tahu sebagaimana Neraka, Surga, aku adalah milik-Nya.  #sajakkaheman

Halaman 89

89 Siapapun yang mencintainya,  dia akan selalu indah tetapi, tak setiap keindahan akan slalu di cintai.. #sajakkaheman

Halaman 88

88 Kita sedang berproses, maka luruskan niat, dan hadapi kejadian saat ini dengan kepasrahan dihadapan Tuhan. karena kita membutuhkan Tuhan dalam setiap waktu, dan perbanyaklah kebaikan-kebaikan untuk bekal kita di "masa" yang akan datang. #sajakkaheman

Halaman 87

87 Cinta itu keadaan didalam hati, sedangkan mencintai, ketika cinta dipraktekan menjadi perilaku yg menyenangkan orang yg dicintai.. Cinta dan mencintai, energi potensial dan kinestesis Karena mencintai itu keputusan sosial.. Semakin sering diucapkan kata cinta, semakin hilang maknanya, semakin terasa getaran tipu daya.. #Bumimemanggil #SajakKaheman

Halaman 86

86 Di negara ini kebanyakan penceramah, sedangkan yang ingin di ceramahi sudah hampir punah. mereka lupa untuk menceramahi diri sendiri saking sibuknya berceramah, berkompetisi, berlomba-lomba mengumandangkan kebenaran, dan lain sebagainya.  Padahal, Tuhan menyuruh kita agar berlomba-lomba dalam kebaikan, bukan kebenaran. Karena sesungguhnya kebenaran yang benar-benar hanya milik-Nya.  Kebenaran itu simpanlah di dapur masing-masing , yang kita hidangkan hanyalah kebaikan dan keindahan.  Apakah karena ingin di sebut  alim kau rela membodohi saudaramu, ingin di sebut benar dengan cara menyalahkan yang lain, ingin di sebut malaikat yang kain kau setankan, ingjn jadi muskim yang kau kafirkan yang lain, inginkan surga yang lain kau masukan neraka, ingin mulia kau hinakan yang lain, ingin tinggi dengan cara merendahkan, dan ingin ganteng atau cantik kau jelekan yang lain? #sajakkaheman #ucankaheman

Halaman 85

85 Menjadi dermawan kita perlu berlatih dan perlu ilmu, karena akhir dari itu semua ada dua hal, antara riya dan qonaah, maka ilmu dari semuanya adalah go to "Tobat"  #sajakkaheman #diriyangterilhami

Halaman 84

84 Tritangtu budaya: tilu nu kudu tangtu: hirup, waras jeng ngabdi Tritangtu Sosial: tilu nu kudu tangtu: silih asah, silih asih, jeng silih asuh. Tritangtu asmara : tilu nu kudu tangtu: rasa, rumasa, jeng tumarima #bumimemanggil #sajakkaheman