Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2022

Halaman 134

Gambar
Carilah.. tempat dimana keberadaanmu dihargai. bukan dibutuhkan saja.  Karena dalam hidup ini kita akan banyak bertemu dengan orang yang membutuhkan, namun mereka sering lupa bagaimana cara menghargai.

Halaman 133

Gambar
Pernahkah di posisi,    Bicara tak dianggap  Menjelaskan tak dipercaya  Klarifikasi pun tak diterima    Memberi dianggap modus  Berbuat baik dikatakan ada maunya  Berkata dan berbuat apapun selalu dicari salahnya    Seolah diri kita tak berhak mendapatkan husnudzon walau sedikit saja  Seolah kita tak pernah ada benar dan baiknya sampai hari kiamat tiba    Maka,    Sejujur apapun diri kita berubah karena Allah Ta'ala  Setulus apapun hati kita untuk terus memperbaiki diri kita  Tetaplah buruk dalam pandangan orang yang hatinya terlanjur membenci    Mereka yang membenci tanpa mengenal kita  Mereka yang tak pernah sehari hari bersama kita    Yang menghakimi kita dengan mengumpulkan berita  Yang menghakimi kita selalu dengan katanya  Yang tak pernah mau datang bertanya baik-baik kepada kita    Maka ...    Lapangkan hatimu wahai Saudariku...

Halaman 132

Gambar
من لا يخشى حزنك، تأكد بأنه لا يستحقك. Seseorang yang tidak mengkhawatirkan kesedihanmu, percayalah, dia tidak pantas untukmu. Tak ada kekhawatiran melebihi kekhawatiranku akan dirinya. Kesehatannya, keselamatannya, kesedihannya atau apapun yang membuatnya susah. Itulah kenapa, tak akan pernah berhenti aku mendoakannya.

Halaman 131

Sabar itu Meringankan  Syukur itu Menambahkan  Dzikir itu Menenangkan  Doa itu Menguatkan Dan Ridho itu  melapangkan

Halaman 130

Dalam proses belajar, emang kadang akan ada saja kata-kata yang nyakitin. Seolah apa yang kamu usahakan tidak dihargai. Padahal kamu merasa sudah berjuang habis-habisan. Mereka nggak salah juga. Mungkin memang prosesmu belum matang saja.

Halaman 129

Gambar
Untuk rindu-rindu yg tak mampu kutanggung sendirian,  aku memilih Tuhan sebagai satu-satunya teman.  Melihatmu dibalik cahaya bulan Lindungi hati ini sesungguhnya engkau yg maha mengetahui segala isi hati 

Halaman 128

Kamu terlalu cepat datang saat aku belum siap melangkahkah lagi kaki untuk bertualang. Kamu terburu-buru meminta berjuang, saat aku sedang senang-senangnya menikmati hari-hari kesendirian. Hidup yang kau cari adalah sesuatu yang sedang kulupakan.

Halaman 127

When it’s bad, pray. When it’s good, pray.

Halaman 126

‏راحة بالك تحتاج شيئين:  الصمت، والكثير من التغافل. Kamu hanya butuh dua hal agar pikiranmu tenang; diam dan bodoamat.

Halaman 125

Gambar
Akan selalu belum selesai, kalau terus dicari belum selesainya. Perihal hubungan. Hubungan yang udah selesai, akan selalu kita rasa belum selesai, kalau terus kita ungkit-ungkit yang udah berlalu. Perihal pekerjaan. Akan selalu ada aja yang kita rasa belum selesai & harus kita kerjakan, hingga kita pun mengorbankan waktu istirahat. Padahal badan udah teriak meminta istirahat. Untuk itu, di zaman yang seolah tidak ada batas ini, kita perlu belajar membatasi diri. Menyadari bahwa “Yang udah selesai, ya udah selesai.” Waktunya kerja ya kerja. Waktunya istirahat ya istirahat. Yang udah selesai, ya udah selesai. Barangkali hanya dengan begitu, kita baru bisa istirahat. Hubungan yang udah selesai. Yang udah selesai, ya udah selesai. Kurangi mengungkit-ungkit yang udah berlalu. Yang udah berlalu ya udah berlalu. Yang udah ya udah.

Halaman 124

Gambar
barangkali kalau bukan denganmu, lagu-lagu terdengar biasa saja, perjalanan-perjalanan terasa hampa hidup datar dan tak ada aroma kau jadi kunci untuk segala pintu kau jadi api yang hangatkan beku kau jadi ingin saat jenuh melandaku kau amarah jadi bumbu ambisi itu barangkali kalau tidak denganmu, luruh segala harap dan doa terserah saja hidup kuterima tak ada lagi usaha menanam bunga kau jadi catatan baik di kepala jalan panjang terletak di peta hari-hari ulang penuh rencana senin hingga minggu yang kutungu aku ingin terus penasaran padamu, bagaimana rambutmu dirakit Tuhan, bagaimana bibirmu diciptakan, bagaimana cara berpikirmu dibentuk. aku ingin terus penasaran padamu, bagaimana gema suaramu disusun, bagaimana bola matamu dilukis, bagaimana hari esok yang kita tempuh 

Halaman 123

“GIMANA CARA MELEPASKAN SEMUA BEBAN & KETIDAKNYAMANAN DI HATI?”  Berhentilah berusaha melepaskannya… Melepaskan itu baik. Tapi selama ini, kita memahami “melepaskan”-“let it go” itu sebagai suatu usaha. Berusaha mengusir pikiran, berusaha melawan perasaan, berusaha melupakan, berusaha menyingkirkan ingatan, berusaha menghilangkan bayangan yang tidak nyaman dan berusaha-berusaha lainnya. Berbagai usaha itu yang melakukan masih pikiran. Asal usaha itu masih pikiran. Landasannya masih pikiran. Misal: Pikiran negatif atau perasaan sedih. Kita berusaha mengusir dan melawannya. Usaha itu juga berasal dari pikiran. Pikiran diadu dengan pikiran. Akibatnya batin mengalami ketegangan. Pikiran negatif, perasaan sedih, enggak bikin kita menderita. Kita menderita lebih karena kita berusaha menolak dan menendangnya. Jadi, disarankan kita tidak melakukan usaha yang berlandaskan pikiran. Tapi berlatih kesadaran. Termasuk hanya sadari apapun yang ingin kita lepaskan. Bukan berusaha menghilangka...

Halaman 122

Wahai aku Dalam hidup ini akan selalu datang ujian menghadang Terkadang masalah datang menghujam Mungkin, Sebagian kita jatuh Sebagian kita patah Kita terseok seok Kita terperosok Tapi, Satu hal yang mesti kita lakukan Jangan pernah putus asa Jatuh bangkit lagi Patah perbaiki lagi Ketahuilah, Semua ujian yang datang Semua bala' yang menimpa Semua itu karena cintaNya kepada kita إذا أحَبَّ اللهُ قومًا ابْتلاهُمْ “Jika Allah mencintai suatu kaum maka mereka akan diuji” (HR. Ath-Thabrani dalam Mu’jamul Ausath, 3/302) Bersama Allah kita bisa Dengan taqwa akan Allah datangkan makhroja untuk kita... jalan keluar dan pertolonganNya Sesungguhnya aku meyakini apa yg aku lakukan dan berikan kepada siapapun hari ini, akan kembali kepada kita, atau keturunan kita  kelak. Aamiin ✨

Halaman 121

Lupakan setiap gagasan benar & salah,yg diajarkan setiap ruang belajar kepadamu.Karena sebuah kalbu yang hampa,pikiran yang tersiksa,kedengkian,kecemburuan, dan ketakutan selalu menjadi saksi. Engkau sama sekali telah tertipu. Palingkan punggungmu kepada mereka.

Halaman 120

كن جاهزاً لأي خيبة من أي شخص في أي وقت و أي سبب. Bersiaplah untuk menerima kekecewaan apapun, dari siapapun, kapanpun, dan sebab apapun. Pada akhirnya pun mau sebagus apa perpisahan, tetap saja sakit ... موحدنا بالحدس و الثقة بل تفرقنا بالإضطراري  Kita disatukan oleh perasaan dan keyakinan, akan tetapi disisi lain kita dipisahkan oleh keadaan yang tak terduga. °°°

Halaman 119

Mentari itu tak kunjung terbit, enggan berpijar setelah keputusan pamit. Antara pagi dan pergi, izinkan aku mengenangmu lagi..

Halaman 118

Alasan terbaik mengapa Allah masih membangunkan kita di pagi hari adalah, karena dosa kita terlalu banyak dan Allah masih menginginkan kita bertaubat. -Imam Al-Ghazali

Halaman 117

Mei telah berlalu sampai bertemu di mei tahun depan  semoga Tuhan mempertemukan kembali terimakasih mei mewarnai dengan cukup ceria sedikit ketakutan Dan ke khawatiran tapi aku senang bisa melaluinya bersamamu Dan  selamat datang june June.. Semoga baik-baik saja jangan bikin panik ya cukup kehilangan dia saja yg membuatku panik senja disore hari dibulan Juni bersama Juni yang menyenangkan walaupun banyak keikhlasan  yg harus di ikhlaskan  " disela jemari Yang kututupi mataku Aku melihat bola matamu senyum manismu hatiku berdegup kencang Dan berkata "Tuhan.. Aku merindukannya sungguh Aku menyayanginya Dan tak tau alasan aku bisa mencintainya juga"  ingin aku menggapai tangannya  Dan kupeluk erat tapi cepat kusadari siapa aku? Oooh Aku akan menjadi kenanganmu Dan kamu akan menjadi kenangan indah bagiku apakah aku bisa mengikhlaskanmu? semoga aku bisa dan aku mampu"