Awal bermula
Bukan hanya beberapa penggal cerita dari orang yang tak terlalu terkenal didunia, dan bisa saja terkenal di dunia langit yang sibuk menuliskan catatan buruk. Sejatinya manusia hanyalah penikmat dosa yang tak terlihat, hanya tulisan yang sedang ditulis dari batin yang sedang acak-acakan.
Catatan ini bukan yang pertama aku tuangkan dalam media pencitraan sempat pergi dan ternyata aku kembali kepada media ini.
Bisa dibilang ini sebuah kegelisahan, ketakukan, dan bahkan kecintaan terhadap waktu. dan waktu tak pernah salah, hanya kitanya saja yang bodoh, bodoh karena kurang wawuh kana jero diri. Beruntung mereka yang dari kecil sudah kenal siapa dia sesungguhnya.
Butuh waktu untuk mencicipi kebahagiaan yang hakiki. Perjalanan yang membawa hikmah dari setiap waktu yang di lalui. Sampai bertanya beberapa kali dalam hati "ai kamu wawuh teu sih ka diri sorangan?"
Ya benar, kenali dirimu dulu baru kan kau temukan kebahagiaan itu. Enya eta kebahagiaan yang hakiki tuh ketika kita sudah kenal siapa diri kita, siapa yang menciptakan kita yang menghiasi keindahan dunia ini. Secara angka usia bertambah, tapi semakin berkurangnya waktu kita di dunia ini "kita tidak kenal siapa diri kita" dan menjadi penikmat dunia yang penuh kepalsuan.
Yang asli itu sebuah "amal" yang dilakukan dari mulai dia bisa jalan sampai gusti Allah manggil untuk pulang.
udah sampai disini dulu aja weh.